Alkes Senilai Milliaran Rupiah di RSUD Syekh Yusuf Terkendala Perizinan

RUJUKANNEWS.com. GOWA-Alat kesehatan pendeteksi penyakit kanker Payudara (Mammogram) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kab. Gowa, belum juga difungsikan sebagaimana peruntukannya.
Diketahui, untuk mengadakan alat Mammogram ini, pihak RS dan instansi terkait telah menggelontorkan anggaran sedikitnya 2 Milliar rupiah.

Dengan alasan belum mendapatkan izin dari Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (BPTN), akhirnya alat Mammogram ini hanya jadi penghuni salah satu ruangan khusus yang berada di dalam kawasan RSUD Syekh Yusuf. Padahal alat Kesehatan seharga Rp 2 M dalam satu set tersebut sudah diadakan pihak Rumah Sakit sejak tahun 2014 lalu.

H. Taslim selaku Kabag Humas RSUD Syekh Yusuf kepada media ini mengaku, keberadaan alat tersebut belum bisa dioperasikan disebabkan izin yang belum terbit.

Alat itu memang belum dioperasikan karena izinnya belum keluar, ucap H. Taslim saat ditemui media di ruang kerjanya beberapa waktu lalu

Ditanya terkait kendala perizinan, H. Taslim mengaku ada beberap kendala yang dialami bagian pengurusan izin ini, khususnya dibagian penginputan. p

Sementara menurut keterangan dari pihak Badan Pengawasan Teknologi Nuklir (BAPETEN), Rumah Sakit Syekh Yusuf baru mengajukan Permohonan izin pada Maret 2019, Padahal proyek pengadaan yang menguras kantong pemerintah 2 M itu harusnya telah rampung di 2014.

Menurut pihak BAPETEN
1. Pengajuan 1, diajukan bulan Maret 2019, dan dinyatakan batal karena setelah hasil evaluasi disampaikan, dalam jangka waktu perbaikan yg ditentukan, RSUD belum menyampaikan perbaikan.

  1. Permohonan kedua, diajukan agustus 2019. Hasil evaluasi disampaikan 22 okt 2019, dengan hasil dokumen perizinan yg diajukan belum memenuhi persyaratan. Pemohon izin kembali diberikan waktu utk merespon sesuai dengan aturan perizinan yg ada.
    (Tim Jurnalis Kemanusiaan)

Editor: ILHAM

Ar Media Kreatif - Jasa pembuatan website Portal Berita, Toko Online, Perusahaan, Bisnis, Landing Page, DLL. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi kami WhatsApp

Rekomendasi