Kepsek SDN 202 Bontobaddo Paitana Diduga Tidak Transparan Dalam Pengelolaan Dana BOS Tahun 2018

RUJUKANNEWS.COM,JENEPONTO – Kembali pengelolaan dana BOS tidak transparan digunakan oleh kepala sekolah dalam kegiatan penerimaan siswa baru dimana kali ini terjadi di SDN 202 Bontobaddo Paitana, kabupaten Jeneponto.

Hal ini diketahui saat Kepala Sekolah SDN 202 Bontobaddo Paitana ditemui diruangan oleh tim Media bersama LSM,dengan adanya informasi dari masyarakat setempat bahwa penggunaan dana Bos diduga tidak sesuai dengan peruntukannya. Kepala sekolah Menjelaskan terkait penggunaan Dana Bos Tahun 2016,2017,dan 2018,pihak kepala Sekola Hj.Salasiah S. Pd.dianggap tidak transparansi, karena Penggunaan Dana Bos untuk tahun 2018 tidak bisa diperlihat besar Dana dan Fisik yang digunakannya.

Dari hasil pantauan Tim Media Nasir Tinggi menjelaskan dengan adanya informasi dari masyarakat setempat bahwa Penggunaan Dana Bos pada SDN 202 Bontobaddo Paitana di duga digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya sehingga kami turun untuk mengkonfirmasi kebenarannya. Senin,(02/09/2019).

” Dengan adanya informasi masyarakat setempat kalau penggunaan Dana Bos di SDN 202 Bontobaddo Paitana diduga tidak sesuai dengan peruntukannya Pertanggungjawaban dan pembuktian Fisik yang digunakan maka saya mengajak tim untuk dan mengkonfirmasi Kepala Sekolah”.ucapnya.

Nasir Tinggi menambahkan dalam hasil konfirmasi kami hanya mendapatkan informasi penggunaan dana bos tahun 2016 dan 2017 yang di perlihatkan sedangkan untuk tahun 2018 tidak bisa di perlihatkan,maka dari itu pihak kepala sekolah tidak transparansi kepada kami apalagi peruntukan pada penggunaan dana bosnya memang kami menduga ada kejanggalan tidak sesuai dengan pertanggung jawabannya.

Kepala sekolah SDN 202 Hj.Salasiah S.Pd menyampaikan Bahwa untuk penggunaan Dana Bos tahun 2016,2017,dan 2018 disekolah kami sudah sesuai dengan peruntukannya cuman untuk tahun 2018 sedang ada dipegang sama teman jadi tidak bisa di perlihatkan sekarang”.tegasnya.

Loading...