Corona Virus Mewabah, Warga Jampea Tolak Datangnya Kapal Pesiar MV Coral Adventure Asal Australia

SELAYAR – Terkait kedatangan kapal pesiar MV Coral Adventure asal Australia mendapatkan penolakan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Kabupaten Alor, NTT dan Kota Palopo, Sul-Sel.

Dikutip dari media online Koran seruya.com Pemerintah Kabupaten Alor NTT, telah mengeluarkan larangan berlabuh bagi kapal pesiar Coral Adventure dari Australia itu. Guna mencegah maraknya isu Corona Virus di daerahnya.

Bupati Alor Amon Djobo, Dalam suratnya menginstruksikan agar KSOP kelas IV Kalabahi tidak melayani permohonan dari agen wisata PT. Sinar Samudra Selatan yang sebelumnya telah meminta izin agar kapal pesiar berbendera Australia itu berlabuh di perairan Alor setelah berwisata di perairan Kupang.

Maraknya issu penolakan warga asing juga telah mendapat tanggapan dari warga Selayar sendiri, kushusnya masyarakat Jampea. Beberapa warga telah memberikan tanggapan terkait rencana kedatangan kapal pesiar Coral Adventurer yang diperkirakan tiba hari jumat 6 februari 2020, besok.

“Kalau saya dilarang saja, Arab Saudi saja menghentikan ibadah umroh sementara waktu.” Ungkap, Ridho Andi Ridwan salah satu warga melalui akun Facebook.

Dikonfirmasi terpisah, Pihak Syabandar Pelabuhan Jampea belum mengetahui adanya penolakan dari warga Jampea. Syabandar hanya bertugas menerima Kapal yang masuk, dan itu tidak menyalahi aturan itu tidak masalah. Apalagi ini merupakan tamu Negara.

“Saya belum mengetahui adanya penolakan dari masyarakat Jampea, kalaupun ada masyarakat yang menolak, silahkan menyurat ke kami.” Ungkap, Indar Syabandar.

Editor : IrOne
Ar Media Kreatif - Jasa pembuatan website Portal Berita, Toko Online, Perusahaan, Bisnis, Landing Page, DLL. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi kami WhatsApp

Rekomendasi