Kaisar Harap Jangan Terpancing Dengan Pengiringan Opini dan Meminta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Mahasiswa UHO

Kaisar Harap Jangan Terpancing Dengan Pengiringan Opini dan Meminta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Mahasiswa UHO

SULTRA – Buntut dari provokasi yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab ia telah menyudutkan salah satu perusahaan hingga kantor perusahaan tersebut didatangi sekelompok preman kemudian melakukan cara-cara kekerasan Hingga mengakibatkan beberapa barang-barang di kantor perusahaan tersebut rusak.

Telah kita ketahui secara bersama bahwa aksi pada tanggal 2 Januari 2020 yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa yang menuntut beberapa perusahaan tambang di sekertariat DPRD Sultra.

Setelah aksi demonstan usai justru salah satu dari mereka dibacok oleh orang tak dikenal di Fakultasnya, Hal tersebutlah yang menuai banyak respon dari berbagai element di Sultra.

Baca Juga

Salah Satunya Ismail Kalenggo SH selaku alumni FH UHO ia menganggap adanya otak intelektual dari insiden pembacokan itu, ” ada otak intelektual dibalik pembacokan demonstran yang dengan sengaja mengkambing hitamkan salah satu perusahan tersebut, Ujarnya

Namun menyikapi hal tersebut alumni FH UHO itu juga mengimbau agar masalah tersebut disikapi dengan bijak dan menyerahkan semuanya ke pihak yang berwajib,” Kami mengimbau kepada Adinda ataupun kakanda agar bijak dalam melihat permasalahan yang ada, persoalan pembacokan seyogyanya itu ditangani oleh pihak penegak hukum dan saya juga tidak menginginkan ada pengiringan isu yang sampai membawa Etnis tertentu di Sultra ini, kita hidup heterogen tanpa ada konflik horisontal, Lagi Imbuhnya

Lebih Lanjut Ia tegaskan “Penyerangan yang dilakukan disalah satu kantor perusahaan tambang nikel adalah perbuatan yang melawan hukum tidak mencerminkan sebagai masyarakat intelektual dan harus diproses secara hukum.

Maka dari itu kami meminta kepada pihak polda Sultra agar segera mengungkap kasus pembacokan demonstran dan segera menangkap pelaku penyerangan disalah satu kantor perusahaan tersebut.

“Fiat justitia ruat coelum.” Artinya, “Tegakkan keadilan walaupun langit akan runtuh.”

Olehnya itu kami mengajak semua element untuk kemudian mengawal proses hukum agar menjadi terang benderang, kita tau bersama bahwa negara kita adalah negara hukum dan hukum menjadi panglima utama di negara kita indonesia. Tutupnya

Penulis : Herman
Ar Media Kreatif - Jasa pembuatan website Portal Berita, Toko Online, Perusahaan, Bisnis, Landing Page, DLL. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi kami WhatsApp

Rekomendasi