Pekerjaan Rehab Plat Duiker di Parangloe Diduga Dikorupsi

RUJUKANNEWS.com, GOWA – Pekerjaan Rehab Plat Duiker Tahun Anggaran 2018 ukuran 1 X 14 M, Terletak Di Dusun Kappoloe, Desa Parangloe, kabupaten Gowa. anggaran bersumber dari Dana Desa (DDS), Jumlah Anggaran Rp.34.601.300 diduga dikorupsi. (6/10/2019)

Hasil Pantauan Awak media di lokasi, ditemukan Banyak sekali Kejanggalan Mulai Dari Proses Awal Rehab sampai selesai tidak Sesuai dengan apa Yang ada di RAB.

Sementara itu salah satu warga Inisial H Menjelaskan Kepada awak media. “plat duiker itu di kerja oleh mantan kepala desa sebelumnya tahun 2015, dan di rehab oleh Kepala Desa Yang sekarang (Nurdin) 2018.

“Diduga masih Banyak titik pembangunan Yang Tersebar dibeberapa dusun di desa Parangloe  yang diduga fiktif antara Tahun 2017 dan 2018, tuturnya

Ia juga mengatakan “tetapi banyak sekali bahan yang di duga fiktif, kalau menurut saya rehab plat duiker yang menelan anggaran 34 juta itu tidak masuk akal, dimana di RAB tertulis ada beberapa ditemukan Bahan Fiktif, Katanya

Lagi Tambahnya “diantaranya yang di duga Bahan Fiktif, Batu Gunung Rp. 1.825.000
kayu Terentang Rp.2.600.000
besi beton Polos Rp.13.559.800.
diduga masih banyak bahan fiktif lainnya”. Tutupnya

Sementara itu kepala desa Parangloe Nurdin saat dikonfirmasi Awak Media melalui telfon seluler dan Pesan singkat WhatApp Tidak Ada Respon.

Editor : Ali
Loading...