Penggunaan Anggaran Dana Program PISEW Tahun 2019 di Jeneponto tidak Transparansi Kepada Masyarakat

RUJUKAN NEWS, JENEPONTO – Pembangunan Pekerjaan Program Pisew, Pokir dari Hj. Agati Sulie Mahyudin, Se Anggota DPR MPR RI Pusat Komisi V. Praksi Golkar Dapil Kalimantan Tengah. tahun Anggaran 2019, telah memberikan bantuan masuk Ke Provinsi sulawesi selatan.

Penggunaan Anggaran Dana Program PISEW  Tahun 2019 di Jeneponto tidak Transparansi Kepada Masyarakat 1

Program Pisew dari Usulan tahun 2018 sudah berjalan dan terlaksana di beberapa wilayah kecamatan di indonesia. termasuk Pembangunan Pekerjaan Jalan Tani Sepanjang kurang lebih satu kilometer dari Program Pisew di Kecamatan Tarowang kabupaten Jeneponto yaitu Desa Allu Tarowang, Desa Tarowang, dan Desa Bontorappo.Minggu,(09/06/2019).

Penggunaan Anggaran Dana Program PISEW  Tahun 2019 di Jeneponto tidak Transparansi Kepada Masyarakat 2

Akan tetapi menurut informasi masyarakat setempat Kepada LSM dan awak media menjelaskan pekerkaan jalan Tani sudah berjalan,tapi kami sebagai masyarakat setempat tidak tau besarnya dana yang digunakan, karna tidak ada papan informasi/papan proyeknya terpasan dan tidak di transpransikan kepada kami.

Ketua Kordinator Wilayah Indonesia Timur LSM Kita PD Irsang, HB menindak lanjuti informasi masyarakat setempat kami tim Investigasi langsung turun tangan melihat lokasi pada pekerjaan Jalan Tani dari Program Pisew itu, menjalankan tugas dan fungsi kami sebagai Pengawasan dan kontrol Sosial.

“menindak lanjuti informasi masyarakat setempat kami tim Investigasi langsung turun tangan melihat lokasi pada pekerjaan Jalan Tani dari Program Pisew itu, menjalankan tugas dan fungsi kami sebagai Pengawasan dan kontrol Sosial”.Tegasnya.

Penggunaan Anggaran Dana Program PISEW  Tahun 2019 di Jeneponto tidak Transparansi Kepada Masyarakat 3

Alhasil dari yang kami lihat dilapangan ternyata memang tidak ada tanda tanda transpransi,papan informasi/papan bicara pekerjaan, ditambah pekerjaan lagi kami menduga asal asalan, karna pekerjaan sudah banyak yang retak, pasangan batu diduga juga tidak sesuai dengan gambar RAB.

” kami lihat dilapangan ternyata memang tidak ada tanda tanda transpransi,papan informasi/papan bicara pekerjaan, ditambah pekerjaan lagi kami menduga asal asalan, karna pekerjaan sudah banyak yang retak, pasangan batu diduga juga tidak sesuai dengan gambar RAB”.ucapnya.

Irsang,HB menambahkan untuk menghimbau kepada Masyarakat dan penegak hukum untuk mengawal dan mengawasi Pekerjaan Program Pisew, yang bertujuan mencegah terjadinya Pelanggaran Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

“menghimbau kepada Masyarakat dan penegak hukum untuk mengawal dan mengawasi Pekerjaan Program Pisew, yang bertujuan mencegah terjadinya Pelanggaran Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dan Undang-undang keterbukaan Informasi Publik”.Jelasnya.

Sampai saat berita ini di terbitkan pihak pelaksana/penanggung jawab Pekerjaan belum bisa memberikan tanggapan.

Ar Media Kreatif - Jasa pembuatan website Portal Berita, Toko Online, Perusahaan, Bisnis, Landing Page, DLL. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi kami WhatsApp

Rekomendasi