Menu
one reference a million information

62 Contoh Majas Litotes, Pengertian, Fungsi dan Cirinya

  • Bagikan

[ad_1]

Ketika mempelajari mata pelajaran bahasa Indonesia, Anda pasti pernah mendengar istilah litotes, bukan? Contoh majas litotessering dijumpai dalam percakapan sehari-hari dan berfungsi untuk menghadirkan bentuk retoris dalam suatu karya sastra.

Dengan hadirnya majas, suatu karya sastra akan menjadi lebih hidup. Untuk mengenal lebih jauh mengenai pengertian, ciri, fungsi, dan contoh majas litotes, berikut ini penjelasan selengkapnya.

Pengertian Majas Litotes


Litotes merupakan majas atau gaya bahasa yang menggambarkan suatu keadaan dengan kata-kata yang berlawanan dengan arti sebenarnya. Gaya bahasa yang satu ini menggunakan kata-kata yang seolah-olah merendahkan diri padahal maksudnya tinggi.

Pengertian lain dari majas litotes yaitu gaya bahasa yang mencoba untuk mengecilkan suatu hal yang positif menjadi negatif. Dengan kata lain, majas ini berusaha mengecilkan kenyataan yang sebenarnya dan bertujuan untuk mempengaruhi orang lain dengan merendahkan diri.

Dalam pengungkapannya, contoh majas litotes biasaya digunakan untuk menghaluskan atau menjaga kesopanan agar tidak terdengar menyombongkan diri. Oleh karena itu, gaya bahasa litotes ini termasuk ke dalam golongan majas pertentangan.

Karakteristik atau Ciri Litotes

Karakteristik-atau-Ciri-Litotes

Dalam mata pelajaran bahasa Indonesia terdapat berbagai macam majas. Setiap majas juga memiliki karakteristik atau cirinya masing-masing. Berikut ini merupakan ciri yang terdapat pada majas litotes.

  • Litotes biasanya menggunakan kata dengan makna kias yang bertujuan untuk menyamakan satu hal dengan hal lainnya.
  • Menggunakan kata-kata abstrak untuk menggambarkan maksud dan tujuan dari isi karya sastra.
  • Menggunakan kata-kata yang maknanya untuk membandingkan antara satu hal dengan hal lainnya.
  • Menyampaikan niat tinggi tertentu dengan menggunakan susunan kata yang lebih halus agar terkesan lebih sopan.

Fungsi Majas Litotes

Fungsi-Majas-Litotes

Sama halnya seperti majas-majas lainnya, litotes juga memiliki fungsi tertentu antara lain sebagai berikut.

  • Mampu menciptakan efek kesenangan imajinatif, baik dalam karya sastra maupun percakapan sehari-hari.
  • Memberikan sentuhan imajinatif terhadap suatu hal yang terlihat abstrak menjadi lebih konkret.
  • Menambah intensitas perasaan penulis untuk menyampaikan maksud, makna, dan sikap kepada pembaca atau pendengar.
  • Menjelaskan maksud yang ingin disampaikan menggunakan bahasa yang lebih sederhana sehingga mudah dipahami.

Contoh Majas Litotes

Contoh-Majas-Litotes

Setelah memahami pengertian, ciri, dan fungsi dari majas litotes, berikut ini beberapa contoh majas litotes yang mungkin sering Anda jumpai baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dalam karya sastra seperti cerpen, novel, dan puisi.

  1. Mampirlah sebentar ke rumahku untuk sekadar menyantap hidangan desa.
  2. Aku hanyalah anak baru yang belum tahu apa-apa jika dibandingkan dengan para senior yang sudah banyak makan asam garam di organisasi ini.
  3. Aku tetap bahagia menjalani profesi ini meskipun gaji bulananku hanya cukup untuk makan.
  4. Semoga kamu suka dengan hadiah dariku yang tidak seberapa.
  5. Sudikah Anda mendengarkan keluhan dari orang tak berada seperti saya ini?
  6. Saya hanyalah buruh pabrik miskin dengan pendapatan yang di bawah rata-rata.
  7. Apakah saya yang hanya orang biasa dari kampung ini pantas bersanding dengan Anda?
  8. Jangan sebut aku peternak sukses, aku ini hanyalah tukang kambing dari kampung seberang yang belum ada apa-apanya.
  9. Aku ini seorang pekerja intelektual yang setiap harinya hanya makan nasi putih dan garam saja.
  10. Saya telah menyelesaikan jenjang magister di London dengan otak yang tumpul.
  11. Setiap hari, hiburanku hanyalah televisi tua ini.
  12. Saya hanya orang biasa yang tidak memiliki kekuatan untuk mengubah dunia malaikat sepertimu.
  13. Aku berharap kamu bersedia menerima tanda cinta dariku yang sedikit ini.
  14. Aku dan keluarga kecilku sudah tinggal di kota besar ini sekitar 4 tahun.
  15. Apakah pantas bagi saya yang hanya orang biasa untuk menerima penghargaan ini?
  16. Mobil ini adalah mobil pertama yang aku beli dari hasil bisnis kecilku.
  17. Maafkan saya karena hanya bisa menyediakan hidangan sederhana ini untuk Anda.
  18. Mungkin kamu merasa tidak betah di rumahku yang hanya beralaskan tikar ini.
  19. Bagai bumi dan surga, saya merasa tidak pantas disandingkan dengan Anda yang sempurna.
  20. Dengan otak pas-pasan, saya sedikit merasa kesulitan untuk mencerna materi itu.
  21. Saya akan mengumpulkan koin untuk membeli tas yang sangat saya idam-idamkan.
  22. Semoga lembaran kertas ini dapat menutupi hutang Anda.
  23. Baju mahal ini sepertinya kurang cocok untuk saya yang memiliki badan besar.
  24. Mungkin Anda belum pernah bertemu seseorang yang sebodoh saya, bukan?
  25. Rasanya masih seperti mimpi kalau bintang kecil seperti saya disandingkan dengan pemain film terkenal.
  26. Hadiah sederhana dari saya ini tidak akan bisa membalas semua kebaikan dan kemurahan hati Anda.
  27. Berdiri di sampingmu yang tinggi membuatku terlihat pendek.
  28. Pelayan rendahan sepertiku tidak akan bisa melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang mewah.
  29. Prestasi yang aku peroleh ini tidaklah sebanding dengan prestasi-prestasimu yang fantastis.
  30. Badanku yang lemah ini tidak bisa dibandingkan denganmu yang kuat.
  31. Bermodalkan ijazah dan pengalaman kerja, saya bisa bekerja di perusahaan terkenal ini.
  32. Kamu memang lebih layak mendapatkan penghargaan itu daripada aku.
  33. Dia yang tampan tidak pantas bersanding denganku yang memiliki wajah biasa-biasa saja.
  34. Kalau kamu ada waktu, datanglah ke kabin kami sore ini.
  35. Ini adalah coretan tak berarti yang saya persembahkan untukmu.
  36. Meskipun saya anak seorang dosen, namun saat ini saya hanya mahasiswa biasa.
  37. Saya adalah seorang amatiran yang kemampuannya masih kalah saing dengan Anda yang sudah profesional.
  38. Aku seperti butiran pasir yang ada di padang gurun.
  39. Aku berharap kamu bisa betah berada di rumah kecilku ini.
  40. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat mengurangi beban Anda.
  41. Bagaimana mungkin ada orang yang bersedia melamar saya dengan wajah biasa-biasa saja seperti ini?
  42. Selamat menikmati adonan sederhana ini.
  43. Maafkan saya yang hanya bisa menyajikan sayuran bening dengan lauk ala kadarnya seperti ini.
  44. Rasanya mustahil untuk saya bisa memenangkan pertandingan atletik dengan tubuh yang kurus ini.
  45. Meskipun saya menang hari ini, namun di luar sana masih banyak orang yang lebih hebat.
  46. Apalagi membeli mobil, rumah mewah pun tidak mampu untuk saya beli.
  47. Kamu mungkin tidak akan menemukan apapun dari diri saya yang rendah ini.
  48. Apabila Anda berkenan, Anda bisa mampir sebentar ke gubuk kami yang berada di seberang jalan ini.
  49. Rasanya masih terlalu dini bagiku untuk bisa bergabung dengan proyek sebesar itu.
  50. Maafkan aku hanya bisa menyediakan minuman air gula ini untuk melepas dahagamu.
  51. Selamat datang di rumah kami yang sangat sederhana ini.
  52. Atap jerami dan dinding kayu ini adalah saksi hasil jerih payah saya selama ini.
  53. Di antara teman-teman lainnya, saya hanyalah anak bawang.
  54. Mampirlah sebentar meskipun hanya seteguk air saja.
  55. Semoga tanganku yang kecil dan kasar ini dapat sedikit meredakan sakitmu.
  56. Saya tidak akan bisa berdiri di sini tanpa bantuan dan dukungan kalian.
  57. Orang kampung seperti saya ini rasanya kurang pantas untuk hadir di acara semegah ini.
  58. Saya bisa tinggal di luar negeri dengan bermodalkan sejumlah harapan dan kerja keras.
  59. Dia yang sepopuler dan hebat itu tidak akan mau berteman dengan saya yang hanya orang biasa ini.
  60. Aku adalah orang desa yang hanya memiliki sebidang tanah.
  61. Maukah kamu berteman denganku yang hanya seorang anak dari keluarga sederhana ini?
  62. Gaji saya sebagai karyawan di perusahaan kosmetik ini hanya cukup untuk makan saja.

 

Penjelasan mengenai pengertian, ciri, dan fungsi majas litotes di atas dapat Anda jadikan sebagai referensi dan tambahan ilmu. Beberapa contoh majas litotes di atas juga akan menambah pemahaman Anda mengenai gaya bahasa yang satu ini.

 

Lihat Juga :

  1. Contoh Majas Metafora
  2. Majas Hiperbola
  3. Majas Antonomasia
  4. Majas Aliterasi
  5. Majas Asosiasi
  6. Contoh CV Lamaran Kerja
  7. Alight Motion Pro
  8. Video Bokeh Museum
Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari

[ad_2]

Sumber

  • Bagikan