Asham Abu Fateh hajj : Memaknai Pesan Ustadz Abd Somad Kepada Prabowo

Rujukan News, – Ada dua permintaan UAS kepada Prabowo jika beliau ditakdirkan Tuhan untuk memimpin bangsa ini.

Dua permintaan ini sangat menarik untuk dicermati karena selain menunjukkan kewaroan seorang UAS dan keikhlasannya dalam menjalankan fungsinya sebagai ulama, juga mengandung filosofi mendalam yang jika dipahami secara benar oleh Prabowo maka akan meninggikan derajat para ulama/tokoh agama yang selama ini sering hanya dijadikan pelengkap penderita bagi kekuasaan.

Pertama, permintaan “Jangan undang saya ke Istana”. Sepintas permintaan ini bertujuan agar Prabowo tidak mengundangnya ke Istana jika beliau terpilih, padahal jika dimaknai lebih jauh, sebenarnya UAS meminta agar Presiden atau pejabat lainnya mendatangi para ulama dan tokoh agama lain untuk meminta nasehat serta petunjuk mengenai penyelesaian berbagai persoalan yang menimpa bangsa

Bukan sebaliknya mengundang ulama/tokoh agama untuk datang ke istana. Karena bagaimanapun kedudukan ulama lebih tinggi daripada umaro. Menjadi ulama tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu mendalami berbagai ilmu keagamaan dan mencapai tingkat ketakwaan yang tinggi.

Sedangkan menjadi umara (pemimpin pemerintahan) sangat mudah. Asal mendapatkan suara terbanyak dalam pemilu, seorang preman terminal pun bisa menjadi umara.

Kedua, permintaan “Jangan beri saya jabatan”. Tentu saja orang seperti UAS tidak akan mengharapkan apapun dari manusia. Bagi orang-orang seperti beliu, keridhaan Tuhan-lah yang mereka harapkan. Namun di balik permintaan itu sebenarnya mengandung makna lain yakni agar Prabowo menempatkan orang-orang sesuai dengan kapasitasnya karena meskipun seseorang itu memahami ilmu agama, misalnya, belum tentu ia mampu dalam mengelola manajemen kementrian agama.

Selain itu, dengan permintaan tersebut UAS mengharapkan agar Prabowo memperhatikan kaum agamawan yang bergerak sesuai dengan kapasitasnya dalam memberikan pengajaran dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat, baik yang bergerak di masjid, madrasah, gereja, vihara, dll., karena selama ini peran mereka, terutama di kampung dan pedesaan, sering dianggap remeh dan kurang mendapat perhatian.

Itulah barangkali makna yang lebih dalam dari pesan UAS kepada Prabowo saat dialog di TVOne kemarin.

Loading...