3 Penyebab Mobil Carry Susah Hidup dan Cara Mengatasinya

  • Bagikan
penyebab mobil carry susah hidup
penyebab mobil carry susah hidup

Suzuki Carry adalah salah satu tipe mobil tertua yang cukup laris di Indonesia. Namun ada beberapa penyebab mobil Carry susah hidup yang perlu diketahui. Umumnya penyebab tersebut hampir sama dengan penyebab yang ada pada mobil lain ketika susah dihidupkan. Mulai dari kerusakan komponen yang disebabkan oleh aus, berkarat, hingga karena faktor usia.

Apabila telah diketahui penyebabnya, selanjutnya dibutuhkan langkah solutif sebagai cara untuk mengatasinya. Cara terbaiknya tentu adalah dengan membawa mobil Carry tersebut ke bengkel. Namun tidak memungkinkan untuk membawanya ke bengkel. Pada kondisi semacam ini, terdapat cara-cara yang bisa secara mandiri dipraktekkan di rumah untuk mengatasinya. Berikut adalah penyebab serta cara mengatasi mobil Carry yang susah hidup:

Penyebab Mobil Carry Susah Hidup

Mobil klasik, seperti mobil Carry, memang memiliki banyak masalah yang menyebabkan mesin tidak dapat di-starter. Rata-rata penyebab kerusakan mobil Carry ini terletak pada komponen mesin. Berikut adalah penjelasan mengenai 3 penyebab utamanya:

Baca Juga -   Simak 3 Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor yang Error

1. Pelemahan Fungsi Aki

Pelemahan fungsi aki menjadi satu dari sekian banyak penyebab utama mengapa mobil Carry susah hidup. Aki mobil merupakan sebuah “nyawa” bagi mesin mobil. Jika masa aki telah melemah, maka pemilik kendaraan wajib mengganti komponen aki lama dengan yang baru. Selain itu, pemilik kendaraan juga bisa melakukan tune up mesin Carry untuk mengetahui adanya kerusakan komponen lainnya.

2. Komponen Switcher Starter Aus atau Berkarat

Mobil Suzuki Carry bisa menjadi sulit dihidupkan ketika terdapat masalah pada komponen switcher starter-nya. Masalah tersebut bisa berupa keausan atau karat. Aus atau karat pada switcher starter ini biasanya disebabkan karena kurangnya kadar pelumas yang terkandung pada oli mesin mobil.

3. Kerusakan pada Karburator

Komponen karburator juga dapat menjadi salah satu penyebab mobil Suzuki Carry susah dihidupkan. Hal itu karena karburator merupakan komponen pengapian. Jika karburator mengalami kerusakan, maka segera bawa mobil ke bengkel terdekat dan terpercaya untuk langkah servis atau penggantian komponen.

Baca Juga -   Merk Ban Mobil yang Paling Senyap Terbaik di Indonesia

Cara Memperbaiki Mobil Carry yang Susah Hidup

Setelah pemilik kendaraan mengetahui penyebab mobil Carry susah hidup, maka ada beberapa cara mudah untuk memperbaikinya. Cara perbaikan ini bahkan bisa dilakukan di rumah secara mandiri. Berikut adalah panduan singkat untuk melakukannya:

1. Segera Cek Semua Komponen Pengapian dalam Mesin Mobil

Lakukan pengecekan terhadap seluruh komponen mesin mobil. Jika kerusakan mesin disebabkan karena komponen seperti karburator yang kotor, maka segera bersihkan dengan kuas dan air bersih. Lakukan secara perlahan agar komponen tersebut tidak rusak.

2. Lakukan Penggantian Komponen Switcher Starter

Selanjutnya, cek komponen switcher starter Suzuki Carry. Apabila terdapat kerusakan pada switcher starter, maka itu bisa diatasi dengan cara melakukan penggantian. Pemilik mobil dapat melakukan penggantian switcher starter sendiri di rumah. Namun apabila tidak memiliki kemampuan servis, maka sebaiknya usahakan untuk membawanya ke bengkel agar tidak menyebabkan kerusakan lainnya.

3. Ganti Aki yang Lemah dengan Aki Baru

Ketika mobil Carry mati, silahkan coba periksa kondisi akinya. Jika aki mobil mengalami pelemahan, maka pemilik mobil wajib membeli aki baru dan mengganti aki lama dengan aki baru tersebut. Pemeriksaan terhadap kondisi aki sebenarnya perlu dilakukan setiap akan berkendara. Hal itu bertujuan agar mobil Carry tidak mati mendadak saat di perjalanan.

Baca Juga -   AC Mobil Bunyi Mendesis? Kenali Penyebab dan Solusinya Berikut Ini

Nah, demikianlah penjelasan mengenai penyebab mobil Carry susah hidup dan cara-cara mengatasinya. Selalu cek kondisi mobil Carry sebelum digunakan. Jangan memaksa mengendarainya ketika kondisinya tidak benar-benar baik karena hal itu bisa membuatnya mati mendadak dan susah untuk dihidupkan. Lalu apabila kerusakan pada mobil cukup parah, akan lebih baik untuk menyerahkannya ke ahlinya dibanding nekat mengatasinya sendiri.

Baca juga: 2 Cara Simpan IG Story Musik Tanpa Menghilangkan Musiknya Paling Mudah

  • Bagikan