Keunggulan Program Ayo Kursus dan 4 Cara Mendaftarnya

  • Bagikan
ayo kursus
Foto: Freepik/tirachardz

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) telah meluncurkan program Ayo Kursus.

Program Ayo Kursus merupakan wadah untuk melatih keterampilan melalui kursus secara daring bagi yang masih menganggur dan membutuhkan pelatihan keterampilan. Sebagai salah satu bantuan pemerintah, pendaftaran program ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Sasaran Program Ayo Kursus

Program Ayo Kursus yang menyasar bagi 24.000 anak usia sekolah yang tidak bersekolah di bawah usia 25 tahun juga diharapkan dapat membantu para lulusan jenjang menengah maupun perguruan tinggi untuk memiliki keterampilan sebelum bekerja. Program ini juga menjadi respon atas banyaknya siswa lulusan sekolah yang masih menganggur dan membutuhkan kursus serta pelatihan.

Program ini nantinya akan terintegrasi dengan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Hal tersebut untuk menyiapkan lulusan program Ayo kursus mampu bekerja dan berwirausaha.

Peserta program kursus ini akan dibekali melalui kursus dan pelatihan selama 100-400 jam pembelajaran dengan pilihan jenis keterampilan sesuai dengan kebutuhan dan minat masing-masing.

Baca Juga -   Heboh Film Spiderman! Ini Dia Permainan Lego Spiderman yang Cocok Untuk Beli!

Untuk menyukseskan program ini juga Kemendikbudristek mengimbau kepada Kepala Sekolah seluruh Indonesia agar segera memperbarui status lulusan sekolah di Dapodik. Hal ini, agar para siswa yang membutuhkan bisa segera mendaftarkan diri di Ayo Kursus.

Calon peserta didik dapat mendaftar secara mandiri di aplikasi Ayo Kursus yang berbasis komputer pada tautan https://banper.binsuslat.kemdikbud.go.id/ayo_kursus/. Tautan ini secara sistem akan dihubungkan dengan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang sudah ditetapkan dalam program PKK/PKW.

Pada laman program ini, calon peserta didik mengisi data diri, setelah dikurasi calon peserta bebas memilih kursus dengan jenis keterampilan sesuai bakat dan minat mereka, yang selanjutnya akan diarahkan ke LKP sesuai jenis keterampilan pilihan.

Target Peserta Ayo Kursus

Program Ayo Kursus menarget sebanyak-banyaknya peserta didik sesuai kuota yang masih disediakan oleh program PKK/PKW, yaitu lebih dari 24.500 peserta di tahun 2021 dengan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk LKP di seluruh Indonesia.

Dengan program kursus ini diharapkan kedua program PKK dan PKW juga dapat memberikan layanan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan sesuai target pengembangan SDM yang selama ini dilakukan selain mampu menekan angka pengangguran yang semakin tinggi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga -   Ini 5 Tips Glamping untuk Pemula

Cara Mendaftar Program Ayo Kursus

Untuk pendaftaran program ini dapat dilakukan secara daring melalui laman https://banper.binsuslat.kemdikbud.go.id/ayo_kursus. Setelah masuk ke laman pendaftaran tersebut, akan ada dua pilihan opsi untuk calon peserta.

Opsi itu yakni; “Daftar Sekarang” dan “Sudah Memiliki Akun”, pilihlah “Daftar Sekarang” jika Anda belum memiliki akun di laman resmi Ayo Kursus.

Proses selanjutnya adalah mengisi data diri Anda dengan lengkap, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama Lengkap, Nomor Telepon atau Whatsapp serta alamat email yang digunakan untuk mengakses program Ayo Kursus.

Setelah berhasil masuk, Anda sudah mulai bisa memilih jenis kursus yang ingin Anda ikuti atau yang sesuai dengan minat Anda.

Bagi calon peserta yang memenuhi syarat tersebut dan ingin meningkatkan kompetensinya melalui kursus dan pelatihan dengan berbagai pilihan jenis keterampilan sesuai minat dan bakat, maka program ini menjadi salah satu solusi yang ditawarkan Kemendikbudristek melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, untuk membantu masyarakat agar tetap meningkatkan kualitas dirinya pasca situasi pandemi yang kurang menguntungkan.

Baca Juga -   Mengenal 6 Jenis Model Pembelajaran yang Umum Digunakan di Indonesia

 


  • Bagikan