Mewujudkan T-S-Mnya Guru Hebat Berkarakter

Judul Buku : Guru Hebat dan Berkarakter Itu Pilihan; Menjadi Guru Inspiratif di Era Milenial, Membangun Mimpi Anak Bangsa Penulis : Junaedi Penerbit : CV Kanaka Media Surabaya Tahun Terbit : 2019 Cetakan : I Ketebalan : 107 halaman

RUJUKAN NEWS – Berbicara tentang guru hebat, ada ratusan bahkan ribuan judul buku yang berbicara tentang sosok-sosok tersebut. Begitu pula berbicara tentang soft skill, ada ribuan teori yang membahas tentang karakter-karakter ideal. Namun, bila kita ingin membahas tentang bagaimana seorang guru hebat itu berproses sehingga mampu memunculkan karakter ideal yang dapat dijadikan teladan bagi siswanya, maka penulis ini mampu menyajikannya dengan “Terstruktur, Sistematis, dan Masa kini atau kekinian”.

Dikatakan “terstruktur” karena di dalam buku ini, hierarki penulis sebagai akar rumput disajikan dengan apik sebagaimana perannya sebagai sosok yang langsung menghadapi peserta didik. Mendengarkan keluh kesahnya, melihat keceriaan, dan memikirkan solusi yang harus dihadapi untuk tetap menjaga keceriaan dan keingintahuan siswa dalam belajar.

Dikatakan “sistematis”, karena dalam buku ini penulis menyajikan tahapan-tahapan yang harus dilalui seorang guru untuk menjadi sosok yang hebat dan berkarakter. Karena guru yang hebat dan berkarakter itu tidak secara instan terbentuk, tetapi harus melalui tahapan-tahapan yang berurutan. Mulai dari menemukan inspirator yang membangkitkan semangatnya, bekerja keras meningkatkan kompetensinya, hingga mampu mengklasifikasikan dirinya sebagai guru ideal atau membosankan.

Dikatakan “Masa Kini” atau kekinian, karena buku ini banyak membahas pembelajaran abad 21 meski tidak banyak pembahasan pemanfaatan teknologi informasi di dalamnya. Tetapi, berangkat dari kekurangan itulah sebenarnya kelebihan buku ini. Apa yang disajikan Junaedi menjadi lebih membumi, khususnya untuk guru-guru yang memang tidak atau belum dijamah oleh segala bentuk kemajuan teknologi informasi. Selain itu, menjadi kelebihan yang lain karena buku ini sesungguhnya membuka dengan terang benderang bahwa pembelajaran milenial abad 21 itu tidak melulu tentang pemanfaatan teknologi informasi, tetapi bagaimana menghadirkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sehingga tetap menjaga antusiasme untuk belajar. Hal inilah sejatinya pembelajaran Abad 21.

Membaca buku ini seperti
menyaripatikan buku-buku karya Chatib Munir dan Edi Sutarto, para konsultan hebat dalam dunia Pendidikan. Penulis mampu merangkai ide dan teori dalam buku-buku para maestro edukasi, bagaikan menyatukan puzzle hingga tampaklah bagaimana sosok guru ideal itu berwujud. Penulis mampu mengolaborasikan teori barat yang nalaris dengan pendekatan ketimuran yang lebih berakhlak. Apalagi ditambah dengan pengalamannya dalam mengajar, menjadikan isi buku ini lebih humanis karena tidak hanya berisi teori semata, tetapi solusi dari seorang praktisi.

Akhirnya segala yang dipaparkan penulis dengan baik dan sederhana ini harus berakhir dalam hukum pembuktian. Guru harus mampu menuntut dirinya untuk menjadi hebat dan berkarakter. Karena itu semua bukanlah sebuah kemustahilan tetapi sebuah pilihan yang ada di tangan setiap pribadi. Bagaimana seorang guru mampu membuktikan dirinya mampu mempertanggungjawabkan profesi ini. Membawa kemashlahatan di dunia dan menuntunnya menuju surga-Nya. (Nurholis)



Loading...