GOWA – Kapolresta Gowa Kombes Pol Yusuf Usman membawa program Polisi Santri ke lingkungan Polresta Gowa sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter personel sekaligus mendorong pelayanan kepolisian yang lebih humanis kepada masyarakat.

Program tersebut berjalan bersama sejumlah agenda unggulan lainnya, seperti Safari Subuh, Sedekah Subuh dan Jumat Curhat. Yusuf Usman menempatkan rangkaian program itu sebagai sarana membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan internal personel.

Saat dikonfirmasi RujukanNews.com, Selasa (1/9/2026), Yusuf Usman mengatakan program Polisi Santri telah ia jalankan sejak bertugas sebagai Kapolres Palopo. Program tersebut kemudian ia lanjutkan selama dua tahun saat memimpin Polres Soppeng sebelum membawanya ke Polresta Gowa.

Menurut Yusuf Usman, Polisi Santri memiliki tujuan utama membentuk sekaligus memperbaiki karakter religius personel. Ia menilai polisi membutuhkan landasan moral dan keagamaan yang kuat agar mampu menjalankan tugas dengan kesadaran serta tanggung jawab.

“Polisi Santri itu tujuannya membentuk karakter dan memperbaiki karakter religius anggota. Polisi harus punya karakter religius,” kata Yusuf Usman.

Dari Palopo dan Soppeng ke Gowa, Yusuf Usman membawa program Polisi Santri untuk memperkuat karakter personel dan mendorong pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap penguatan karakter tersebut mendorong personel memberikan pelayanan dengan pendekatan yang lebih tulus dan manusiawi.

“Kita harap mereka juga bisa melayani masyarakat dengan hati,” ujarnya.

Selain pembinaan karakter, Polisi Santri menjalankan fungsi konseling bagi personel secara internal. Program itu juga membuka ruang pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum maupun masalah sosial.

Yusuf Usman menegaskan, Polisi Santri memiliki peran pada bidang kemanusiaan dan sosial. Personel yang terlibat diharapkan mampu hadir membantu masyarakat sesuai kebutuhan.

“Polisi Santri ini juga membantu masyarakat dalam hal-hal kemanusiaan dan sosial. Di situ domain utamanya Polisi Santri,” jelasnya.

Kehadiran Yusuf Usman di Polresta Gowa sekaligus membawa pendekatan pembinaan yang menggabungkan penguatan karakter personel, komunikasi dengan masyarakat dan kepedulian sosial. Melalui sejumlah program tersebut, ia mendorong perubahan budaya kerja kepolisian yang berorientasi pada pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.