GOWA – Bayi perempuan ditemukan dalam sebuah kardus yang tergeletak di pinggir Jalan Poros Kalukuang-Boka, Dusun Kalukuang, Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 05.45 WITA.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan Bakkara Dg. Bombong, 72 tahun, saat hendak melakukan jogging setelah melaksanakan salat di rumah.
Saat melintas di sekitar lokasi, Bakkara melihat sebuah kardus berukuran cukup besar dengan selimut di atasnya. Ia kemudian mendekati kardus tersebut untuk memastikan benda yang berada di dalamnya.
Bakkara mendapati seorang bayi dalam kondisi terbungkus selimut. Ia lalu pulang ke rumah dan menyampaikan temuan tersebut kepada anaknya, Irmawati, 35 tahun, yang berprofesi sebagai perawat.
Irmawati kemudian membantu memeriksa kondisi bayi. Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Tinggimae Aipda Awaluddin yang meneruskan laporan tersebut kepada Polsek Barombong.
Petugas piket SPKT bersama piket fungsi mendatangi lokasi dan memeriksa kondisi bayi. Polisi kemudian membawa bayi tersebut ke Puskesmas Kanjilo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Petugas kesehatan Puskesmas Kanjilo melakukan pemeriksaan serta penanganan terhadap bayi yang baru lahir. Untuk sementara, bayi perempuan tersebut berada dalam perawatan pihak puskesmas.
Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolsek Barombong Polresta Gowa AKP Muh. Rizal membenarkan penemuan bayi tersebut saat dikonfirmasi Rujukannews.com.
“Benar, kami menerima laporan terkait penemuan bayi perempuan di wilayah Tinggimae,” kata Muh. Rizal.
Menurutnya, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pihak yang meninggalkan bayi tersebut. Petugas mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV), meminta keterangan saksi, serta menggali informasi dari warga sekitar lokasi.
“Kami sementara mengumpulkan CCTV dan keterangan saksi serta warga sekitar untuk mengetahui orang tua bayi tersebut,” ujarnya.
Hingga saat ini, polisi belum mengungkap identitas orang tua bayi. Penyelidikan masih berjalan untuk mengumpulkan informasi dan memastikan fakta terkait penemuan bayi tersebut.

