SINJAI – Tim SAR Gabungan menemukan Akmal Saputra (21), korban yang dilaporkan jatuh dari kapal jenis jolloro di Perairan Pasi Mabborong, Kabupaten Sinjai. Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat operasi pencarian, Jumat (21/8/2026), sekitar pukul 13.30 WITA.
Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, Akmal bersama awak kapal dalam perjalanan dari Perairan Pasi Mabborong menuju Pelabuhan Larea-Rea setelah menyelesaikan aktivitas penangkapan ikan.
Setelah memilah hasil tangkapan, korban berjalan menuju bagian belakang kapal untuk mencuci tangan. Ketika kapal tiba di pelabuhan, Akmal tidak lagi berada di atas kapal. Tim kemudian menduga korban terjatuh ke laut saat perjalanan.
Pencarian berlangsung selama empat hari dengan melibatkan sejumlah unsur SAR. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah seorang anak buah kapal (ABK) kapal penumpang melihat jasad korban mengapung di sekitar Perairan Kanalo 2.
Kapal penumpang itu sedang berlayar dari Cappa Ujung menuju Kanalo 2. ABK kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Posko SAR Gabungan.
Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi. Petugas mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Sinjai untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, M. Arif Anwar, S.Sos., M.M., membenarkan penemuan korban. Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga Umar Saputra serta mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian.
“Memasuki pencarian hari ke-4, korban akhirnya berhasil ditemukan. Tim langsung bergerak setelah menerima laporan dari kapal penumpang yang melintas di sekitar Kanalo 2,” ujar M. Arif Anwar.
Operasi melibatkan Rescue Pos SAR Bone, Basarnas Makassar, SAR Brimob, Polairud Kabupaten Sinjai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Sinjai, masyarakat, serta nelayan setempat.
Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR diusulkan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya kembali ke satuan masing-masing.

