POLEWALI MANDAR – Kebakaran melanda lahan perkebunan kakao di Kampung Mesa, Dusun Lombok, Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (5/9/2026).

Warga pertama kali melihat kobaran api sekitar pukul 13.00 WITA. Dewi (60), warga setempat, melihat api dari kejauhan di sekitar area perkebunan kakao.

Dewi kemudian mengajak warga menuju lokasi untuk mencegah api meluas. Pemilik kebun bersama masyarakat melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya dan air yang dimasukkan ke dalam tangki semprot hama.

Upaya tersebut berhasil menghentikan kobaran api sekitar pukul 14.20 WITA. Warga kemudian memastikan titik api tidak kembali menyala.

Informasi kebakaran diterima Polsek Tutar. Kapolsek Tutar Ipda Busriadi Bupa, S.H., bersama personel piket langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi membantu pemilik kebun dan warga memeriksa area yang terbakar serta memastikan api benar-benar padam.

Kebakaran mengenai lahan perkebunan kakao milik Rasyid. Data sementara mencatat luas lahan yang terbakar sekitar 300 meter persegi. Pemilik memperkirakan kerugian material mencapai Rp1 juta.

Rasyid menjelaskan, sekitar pukul 11.00 WITA, dirinya menyalakan api di sekitar kebun. Ia kemudian memadamkan api menggunakan air sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.00 WITA untuk melaksanakan salat Zuhur.

Rasyid mengira api sudah sepenuhnya padam. Namun, sekitar satu jam kemudian, warga kembali melihat api menyala dan membakar sebagian area perkebunan kakao.

Kapolsek Tutar Ipda Busriadi Bupa mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan lokasi saat api masih berpotensi menyala kembali.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, terutama saat beraktivitas di perkebunan maupun lahan terbuka,” ujar Busriadi.

Kesigapan warga, pemilik kebun dan personel Polsek Tutar berhasil mencegah api meluas ke area perkebunan lain maupun permukiman warga.