GOWA — Semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tidak hanya berlangsung melalui lomba dan gerak jalan. Dari pelosok Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, anak-anak menghadirkan cara berbeda untuk memaknai kemerdekaan.
Mereka berlari menyusuri kawasan pedesaan sambil membawa Sang Saka Merah Putih. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengenal langsung potensi pertanian yang menjadi salah satu kekuatan Desa Kanreapia.
Dengan membawa bendera Merah Putih, mereka menyusuri area pertanian dan melihat aktivitas warga yang mengelola lahan. Anak-anak tidak hanya mengikuti kegiatan bernuansa perayaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal lingkungan serta potensi desa sejak usia dini.

Founder Rumah Koran, Jamaluddin Abu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memaknai kemerdekaan melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat desa.
“Kegiatan ini merupakan wujud memaknai kemerdekaan dan rasa syukur atas anugerah pertanian Desa Kanreapia,” kata Jamaluddin saat dikonfirmasi RujukanNews.com, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, momentum kemerdekaan perlu diisi dengan kegiatan yang mampu menumbuhkan kepedulian terhadap desa. Potensi pertanian yang dimiliki Kanreapia juga perlu dikenalkan kepada generasi muda agar mereka memahami nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan dari sektor tersebut.
Jamaluddin menilai anak-anak memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan potensi desa. Karena itu, kegiatan yang menggabungkan semangat kebangsaan dengan pembelajaran lapangan dapat membangun kedekatan mereka dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Ia juga menyampaikan pesan khusus pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Mari berkolaborasi dalam aksi memajukan desa dan pertanian,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi masyarakat untuk tidak sekadar merayakan kemerdekaan melalui kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kerja bersama, pengembangan potensi lokal, serta perhatian terhadap generasi muda sebagai penerus pembangunan desa.
Kegiatan anak-anak Kanreapia membawa Merah Putih sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari pelosok desa melalui aksi sederhana yang menghubungkan nasionalisme, pendidikan, dan potensi pertanian lokal.

