Mengubah Karya Tulis Ilmiah Menjadi Buku Populer dengan 4 Langkah Mudah

karya tulis
Foto: Freepik/jcomp

Mengubah karya tulis ilmiah untuk menjadi buku memang tidak mudah, karena perlu kajian khusus yang komprehensif terhadap hasil karya tulis ilmiah tersebut.

Karena, terdapat beberapa bagian dalam karya tulis ilmiah yang tidak bisa dituangkan ke dalam buku populer. Selain itu, anda juga harus mengulas secara detail tema atau materi bahasan yang akan dijadikan fokus dalam sebuah buku.

Secara khusus pun, format karya tulis ilmiah berbeda dengan struktur penyusunan buku agar sesuai dengan sistematika dalam standar penulisan sebuah buku sehingga mudah dibaca.

Berikut cara mengubah karya tulis ilmiah menjadi buku populer;

Mengubah Judul Karya Tulis dengan Judul yang Menarik

Dalam sebuah buku, judul menjadi salah satu faktor penentu yang menarik minat pembaca. Standar penulisan judul buku, umumnya dibuat menarik, singkat dan bahkan sedikit provokatif. Tujuannya untuk menarik perhatian calon pembacanya.

Baca Juga -   Berjalan Kurang Nyaman? Ini Dia 5 Cara Merawat Kaki Kering dan Kusam, Cukup Pahami Saja!

Cara menentukan judul, bisa dengan menentukan topik bahasan terlebih dahulu setelah itu carilah kata yang paling ideal untuk menjadi judul buku atau disesuaikan dengan tema yang hendak dibahas di dalam buku. Agar terlihat lebih menarik, anda bisa juga menambahkan kata provokatif seperti; rahasia, tips atau yang lainnya, tujuannya adalah untuk menggugah calon pembaca untuk membeli karya tulis ilmiah yang sudah diubah menjadi buku populer ini.

Menyesuaikan Sistematika Buku

Karya tulis umumnya terdiri dari bab-bab yang berisi pendahuluan, latar belakang, rumusan masalah dan tujuan penelitian. Sesuaikan bab-bab ini dengan sistematika sebuah buku, bisa dengan menambahkan bahasan secara lebih spesifik sesuai dengan tema buku.

Demikian halnya pada bab lainnya dalam karya tulis bisa diubah dengan mengurangi atau menambah isi bahasan khususnya pada bab kajian pustaka, laporan penelitian, rumusan masalah hingga kesimpulan.

Sedangkan pada metode penelitian yang ada dalam karya tulis tidak perlu ditulis di dalam buku, namun tetap harus dijadikan sebagai acuan dalam menulis buku.

Baca Juga -   Masih Bingung Menentukan? 5 Alasan Memilih Jurusan Manajemen Bisnis yang Wajib Kalian Ketahui!

Menyesuaikan Bahasa Karya Tulis Menjadi Bahasa Buku

Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah umumnya cenderung kaku dan lebih bersifat laporan, oleh karena itu, anda perlu mengubah tata bahasanya menjadi lebih luwes, partisipatif dan ringan agar mudah dicerna oleh pembaca.

Periksa kembali setiap kata yang mengandung istilah khusus dalam karya tulis, seperti ‘peneliti’, ‘laporan’ dan lain sebagainya. Hal ini juga termasuk kata-kata yang bersifat ilmiah sebaiknya diubah menjadi kata-kata yang populer.

Mengubah Data Menjadi Info Grafis

Dalam karya ilmiah, seringkali terdapat uraian data spesifik misalnya seperti nama responden, umur hingga profesi yang cenderung monoton. Data-data seperti ini, agar lebih menarik sebaiknya diubah menjadi tampilan info grafis atau tabel-tabel yang menarik dan interaktif sehingga tidak membuat bosan pembaca.

Susun Isi Buku

Tahap selanjutnya yang menjadi akhir dari pembuatan buku adalah menyusun isi buku secara detail, mulai dari judul, kata pengantar, daftar isi, bab, daftar pustaka, profil penulis hingga sinopsis. Penyusunan buku secara terstruktur ini juga penting saat pengajuan ISBN (International Standard Book Number) yang merupakan kode unik identifikasi buku yang berisi tentang informasi buku tersebut seperti judul maupun penerbitnya.

Baca Juga -   Resep Kacang Disco 1 kg yang Simple dan Memiliki Rasa Enak!

Itulah tadi beberapa cara teknis mengubah hasil karya ilmiah menjadi buku populer yang bisa diterapkan baik sebagai bahan ajar ataupun sebagai buku umum. Dengan mengubahnya menjadi buku umum, selain bisa memberikan manfaat untuk masyarakat secara luas juga bisa menjadi potensi untuk menghasilkan uang dari hasil penjualan bukunya.