Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

 

MAKASSAR — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menilai keberhasilan perubahan di sektor publik tidak hanya bergantung pada penerapan teknologi dan pembaruan sistem. Menurutnya, faktor manusia, terutama pola pikir, budaya kerja, dan perilaku aparatur, menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan perubahan organisasi pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Ratnawati saat menjadi pemateri Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Latpim) Angkatan I yang digelar Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar, Senin (7/9/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Manajemen Pemerintahan LAN Makassar itu, Ratnawati membawakan materi bertajuk “Manajemen Perubahan Sektor Publik”. Ia membagikan pengalaman kepemimpinannya sekaligus mengajak peserta memahami tantangan perubahan dalam organisasi pemerintah.

Ratnawati menjelaskan perubahan regulasi, perkembangan teknologi digital, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan berkualitas, keterbatasan anggaran, perubahan pola kerja ASN, serta kebutuhan transparansi dan akuntabilitas membuat organisasi pemerintah harus mampu beradaptasi.

Ia menilai ASN tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administrasi. Aparatur perlu mampu mengidentifikasi persoalan, menginisiasi perubahan, mengelola resistensi, membangun kolaborasi, dan memastikan setiap perubahan memberikan dampak terhadap kinerja organisasi.

Dalam konteks tersebut, Ratnawati menempatkan pemimpin sebagai penggerak perubahan. Pemimpin perlu membangun komitmen bersama, menyampaikan visi perubahan secara jelas, mengelola resistensi, serta mengawal pelaksanaan perubahan agar berorientasi pada peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

Ratnawati juga mengaitkan materi dengan pengalaman selama memimpin pemerintahan di Kabupaten Sinjai. Sejumlah persoalan dan pengalaman di lapangan ia bagikan sebagai bahan pembelajaran bagi peserta Latpim.

Sesi tersebut berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Peserta mendalami berbagai persoalan terkait kepemimpinan, perubahan organisasi, serta upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebelum menyampaikan materi, Ratnawati diterima Sekretaris Utama LAN, Dr. Andi Taufik, bersama Kepala BLPK Makassar, Sudarmi Narwis, serta sejumlah pejabat fungsional di ruang kerja Kepala Kantor Pusat Pusjar SKMP LAN RI Makassar.

Ratnawati berharap peserta mampu menerapkan manajemen perubahan secara konkret di unit kerja masing-masing sehingga perubahan tidak berhenti pada konsep, tetapi dapat terlihat melalui peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.