Kualifikasi Akademik PPG Prajabatan 2022 dan Cara Mendaftarnya

ppg prajabatan
Foto: Freepik

Sejauh ini masih banyak tenaga pendidik yang belum memahami proses pendaftaran PPG prajabatan tahun 2022 yang digelar oleh  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Padahal, seperti diketahui sertifikat PPG menjadi salah satu syarat penting bagi guru untuk memperoleh sertifikasi keahlian sebagai tenaga pendidik.

Bahkan bagi guru swasta atau guru tetap yayasan (GTY) keberadaan sertifikat PPG juga bisa dijadikan sebagai infassing untuk memperoleh gaji yang setara dengan guru yang berstatus PNS.

Pengertian PPG Prajabatan

PPG prajabatan adalah sebuah program pendidikan untuk profesi guru yang memiliki kualifikasi lulusan mulai dari Diploma 4 (D-IV) atau S1 baik yang berasal dari jurusan pendidikan maupun non kependidikan.

PPG prajabatan juga ditujukan bagi guru yang sudah memiliki gelar kesarjanaan yang sesuai dengan persyaratan dan memiliki minat untuk menjadi tenaga pendidik yang sesuai dengan standar pendidikan nasional yang ditetapkan melalui sertifikat sebagai pendidik profesional baik untuk pendidikan usia dini, dasar maupun pendidikan menengah.

Baca Juga -   9 Langkah Cara Daftar Shopee Food Merchant

Pelaksanaan PPG Prajabatan

Pelaksanaan PPG dilakukan selama dua semester atau selama satu tahun berjalan. Dengan materi pendidikan yang sesuai untuk profesi dan kompetensi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.

Kualifikasi Akademik Peserta PPG Prajabatan

Bagi peserta yang akan mengikuti PPG prajabatan, harus memenuhi syarat kualifikasi yang telah ditetapkan dalam aturan berikut ini:

  • Memiliki usia maksimal 28 tahun dan belum menikah serta bersedia untuk tidak menikah selama atau masa studi PPG berakhir.
  • Merupakan Lulusan S1 Kependidikan yang sesuai dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh;
  • Atau berasal dari lulusan S1 Kependidikan yang serumpun dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh;
  • Dan atau, S1/DIV Nonkependidikan yang sesuai dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh;
  • Merupakan lulusan dari S1/DIV Non Kependidikan serumpun dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh;
  • Berasal dari lulusan S1 Psikologi untuk peserta PPG PAUD maupun tingkat sekolah dasar.

Pada aturan terbaru, syarat kualifikasi lulusan peserta PPG prajabatan juga bisa berasal dari para lulusan sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar dan tertinggal di wilayah Indonesia atau (SM 3T).

Baca Juga -   Flagship Terbaru! Inilah Spesifikasi dan Harga HP Oppo Find X5 Pro 5G yang Super Duper Canggih!

Cara Mendaftar PPG

Proses pendaftaran PPG dilakukan secara online melalui laman resmi yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Caranya, akses laman resmi pendaftaran PPG di: https://pendaftaran.ppg.kemdikbud.go.id/. Kemudian pastikan program studi PPG prajabatan tersedia termasuk memeriksa ketersediaan jurusan yang sesuai dengan gelar kesarjanaan.

Jika sudah, kemudian klik “Daftar”, dalam proses pendaftaran ini Anda akan diminta mengisi formulir pendaftaran secara keseluruhan, mulai dari identitas diri maupun data pendidikan dan kelulusan.

Periksa kembali formulir yang sudah Anda isi, untuk memastikan jawaban yang Anda berikan sudah benar dan sesuai. Jika sudah, kemudian unduh kartu tanda peserta ujian yang akan dibutuhkan pada saat proses tes tertulis nanti.

Pada tahap ini, Anda hanya tinggal menunggu proses verifikasi data dan pengumuman kelulusan secara resmi melalui laman tersebut.

Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Tes PPG Prajabatan

Jika Anda sudah dinyatakan lulus, maka proses selanjutnya adalah mengikuti proses seleksi PPG prajabatan. Namun sebelumnya, Anda harus mempersiapkan sejumlah dokumen berikut ini: KTP, Kartu Tanda Peserta Ujian yang sudah Anda unduh dan ijasah serta transkrip nilai yang Anda miliki.

Baca Juga -   Ingin Tampil Keren! Berikut Ini 4 Cara Memilih Warna Cardigan Agar Sesuai dengan Penampilan

Dokumen tersebut, nantinya akan dibawa sebagai bagian dari proses verifikasi dan seleksi untuk mengikuti PPG prajabatan yang terdiri dari tes tertulis kemudian dilanjutkan dengan wawancara oleh pihak terkait.