GOWA – Personel Polsek Barombong mengamankan dua anak yang diduga hendak melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis busur di Dusun Tamannyeleng, Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Selasa (8/9/2026).
Informasi kejadian diterima polisi sekitar pukul 13.12 Wita setelah warga melihat sekelompok anak yang diduga membawa senjata tajam. Personel Polsek Barombong langsung mendatangi lokasi dan menemukan warga telah mengamankan dua anak yang diduga berada dalam rombongan tersebut.
Polisi turut mengamankan satu sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor, satu anak panah busur, dan satu bilah pisau. Seluruh barang bukti dan dua anak tersebut kemudian dibawa ke Polsek Barombong untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, peristiwa bermula sekitar pukul 12.30 Wita. Sejumlah anak disebut mendatangi salah satu sekolah untuk mengajak seorang anak bergabung menuju wilayah sekolah lain. Mereka diduga hendak melakukan penyerangan.
Rombongan kemudian bergerak menggunakan sepeda motor. Saat melintas di pertigaan Jalan Poros Dusun Tamannyeleng, warga menghadang mereka setelah melihat salah seorang anggota rombongan diduga membentangkan anak panah busur.
Personel URC Polsek Barombong masih melakukan pencarian terhadap beberapa anak lain yang disebut berada dalam rombongan. Polisi juga mendalami peran masing-masing pihak serta asal-usul senjata yang diamankan.
“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap dua anak yang diamankan. Penanganan kami lakukan sesuai prosedur dengan tetap memperhatikan status mereka sebagai anak. Kami juga masih mencari pihak lain yang diduga berada dalam rombongan.” ujar Kapolsek Barombong AKP Muh Rizal saat dikonfirmasi Rujukannews.com.
Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes Pol Yusuf Usman menegaskan, pihaknya meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri. Setiap informasi terkait dugaan tindak pidana agar segera dilaporkan kepada kepolisian sehingga dapat ditangani sesuai ketentuan hukum dan tetap memperhatikan perlindungan terhadap anak.
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut untuk memastikan fakta, peran masing-masing pihak, serta dugaan tujuan membawa senjata tajam.
Wartawan: Azhari Lholo, Editor: Azhari Lholo

