3 Jenis Kompensasi dan Tujuan Pemberiannya yang Harus Anda Ketahui

kompensasi
Foto: Freepik/rawpixel

Istilah kompensasi ini sebenarnya sangat terkait dengan finansial berupa imbalan yang diperoleh dari seseorang berdasarkan hubungan sebuah pekerjaan.

Secara khusus, definisi dari kompensasi adalah semua ataupun sesuatu yang diperoleh baik berwujud fisik maupun non fisik. Selain itu, arti lainnya yakni semua imbalan atau hak yang diperoleh oleh seorang pekerja atas jasa atau imbalan hasil dari apa yang sudah dikerjakannya baik di perusahaan.

Sedangkan bentuk kompensasinya pun bisa berbagai macam namun diklasifikasikan dalam dua kelompok yakni; fisik maupun non fisik.

Dampak Pemberian Kompensasi

Pemberian kompensasi khususnya kepada karyawan atau pekerja sudah pasti memberikan dampak positif tak hanya bagi karyawannya saja tapi juga untuk perusahaan yang telah memberikan imbalan misalnya berupa gaji atau tunjangan.

Umumnya, dampak yang muncul dari pemberian imbalan adalah dampak positif, seperti; membuat orang atau pekerja lebih terpacu untuk selalu memberikan yang terbaik dan berprestasi serta bisa bekerja lebih giat lagi.

Baca Juga -   Realme GT NEO 3 Naruto Edition, Tetap Menarik Semakin Dilirik

Selain itu, pemberian imbalan oleh perusahaan juga memberikan citra yang positif baik di mata pekerja maupun perusahaan kompetitor. Dampak positif lainnya adalah memperoleh kualitas pekerjaan yang baik dari pekerja yang menerima kompensasi.

Tujuan Pemberian Kompensasi

Dalam sebuah perusahaan, disebutkan jika tujuan memberikan imbalan kepada para pekerjanya diantaranya adalah;

  1. Memiliki Pekerja yang Berkualitas

Dengan memberikan imbalan seperti gaji, tunjangan maupun bonus kepada pekerja, perusahaan akan memiliki pekerja yang berkualitas dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya sekaligus mampu mempertahankan para pekerjanya untuk tetap bekerja di perusahaan karena imbalan yang diberikan sesuai.

  1. Memiliki Pekerja yang Berintegritas

Tujuan pemberian lainnya adalah memiliki pekerja atau karyawan yang berintegritas sehingga memiliki dampak bagi kemajuan dan kelangsungan perusahaan melalui inovasi dan budaya kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

  1. Jaminan Keadilan

Pemberian imbalan dalam sebuah perusahaan juga bertujuan untuk memberikan jaminan keadilan dalam sebuah hubungan antara manajemen perusahaan dan pekerja. Bagi karyawan, pemberian imbalan adalah bentuk balas jasa perusahaan terhadap apa yang sudah dikerjakan dan dilakukan untuk kemajuan perusahaan.

Baca Juga -   Takjil Berbuka Puasa! Ini Dia 5 Cara Membuat dan Resep Jus Strawberry yang Menyegarkan!

Sedangkan bagi perusahaan, adalah mendapatkan keuntungan dengan kelangsungan proses kerja yang baik dari para pekerja.

  1. Kewajiban Standar Administrasi Legal

Dalam sebuah administrasi perusahaan, pemberian imbalan menjadi kewajiban standar administrasi yang juga diatur oleh pemerintah dalam undang-undang ketenagakerjaan yang di dalamnya juga termasuk diatur seperti besaran imbalan hingga jenjang pemberian imbalan yang sesuai bagi pekerja.

Jenis-Jenis Kompensasi

Di dalam pemberiannya , terbagi dalam tiga jenis yakni; kompensasi langsung, tidak langsung dan non finansial.

  1. Kompensasi Langsung

Makna dari langsung memiliki definisi yang berarti semua imbalan yang bentuknya berupa fisik seperti uang, misalnya; gaji, tunjangan, insentif, komisi, bonus prestasi serta pembagian laba keuntungan perusahaan.

  1. Tidak Langsung

Tidak langsung juga umumnya berbentuk uang atau fasilitas yang diberikan perusahaan, misalnya imbalan berupa jaminan kesehatan dan keselamatan kerja dengan mengikutsertakan para pekerjanya dalam program asuran jaminan kerja hingga asuran jaminan hari tua.

Konsep kompensasi tidak langsung ini adalah, perusahaan membayarkan premi asuransi yang menjadi kompensasi untuk para pekerjanya untuk bisa menjadi jaminan para pekerjanya.

  1. Non Finansial
Baca Juga -   3 Aneka Resep Sop Daging Sapi yang Simple

Imbalan jenis ini pemberiannya tidak berbentuk fisik seperti uang, melainkan pemberian kompetensi kemampuan untuk para pekerjanya seperti pelatihan kerja untuk meningkatkan kemampuan pekerja ataupun jaminan pemberian jenjang karier bagi para pekerja, waktu cuti yang sesuai hingga jam kerja yang standar.